DepokNews– Program Sekolah Ayah Bunda (SAB) Tahun 2020 sukses dilaksanakan oleh Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok.

Kepala Bidang Tumbuh Kembang dan Pengembangan Kota Layak Anak, DPAPMK Kota Depok, Yulia Oktavia mengatakan kegiatan tersebut diikuti oleh 25 pasangan suami-istri (pasutri) ini dimulai sejak Februari lalu.

“Para peserta sangat antusias dengan program ini, materi yang diberikan juga disimak dengan baik.” katanya usai kegiatan, di Balai Kota, Sabtu (28/11/20).

Yulia mengatakan, tahun ini merupakan SAB angkatan kedua. Kegiatannya sendiri memiliki enam kali pertemuan yang dilaksanakan setiap Sabtu.

“Karena memang suami – istri harus hadir. Kegiatan ini pun diselenggarakan dengan mengikuti aturan protokol kesehatan,” katanya.

Dikatakannya, di pertemuan terakhir ini, pihaknya mengundang dua narasumber. Yaitu Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Dewi Inong Irana yang membahas tentang Cinta dan Seksualitas, serta Psikolog Hilman Madani, yang mengangkat tema tentang Komunikasi Efektif pada Anak.

“Sasaran dari kegiatan SAB adalah para orang tua yang usianya di bawah 40 tahun dan minimal memiliki seorang anak,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Annisa Handari menegaskan, SAB merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperkokoh ketahanan keluarga di Depok. Pasalnya, ketahanan nasional sendiri, diyakininya berawal dari ketahanan keluarga.

“Di sekolah ini para ayah dan bunda dibekali berbagai macam informasi dan pengetahuan dari narasumber yang berkompeten. Mudah-mudahan ilmu yang diterima dapat menjadi bekal untuk membangun keluarga yang sakinah,” tutupnya