Yulia Oktavia (Istimewa)
DepokNews- Sebanyak 242 RW ramah anak yang terbentuk di Kota Depok, berkomitmen untuk menjadikan Depok sebagai Kota Layak Anak (KLA). Karena lingkungan dapat berperan penting dalam membentuk anak untuk masa depan.

Kepala Bidang Tumbuh Kembang Anak dan Kota Layak Anak DPAPMK Depok, Yulia Oktavia menjelaskan RW ramah anak di Kota Depok dibangun dari tahun ke tahun dalam rangka membangun sistem perlindungan anak berbasis masyarakat.

“Bagaimana RW ramah anak juga lebih terarah, dan orang dewasa bersikap kepada anak-anak,” jelas Yulia.
Partisipasi anak dapat dikedepankan, sehingga anak dirangkul untuk dapat berkegiatan positif. Paradigma yang harus diubah adalah kalimat anak anda anak saya anak kita semua.
“Dengan anak mendapatkan haknya, maka akan bahagia dan dapat menyerap nilai-nilai positif,” tutup Yulia.(mia)
Selain itu tambah Wahid, RW ramah anak ini juga perlu perhatian di bidang pendidikan. Di mana RW 9 ini telah memberlakukan jam belajar bagi anak-anak di lingkungan ini belajar di rumah dari pukul 18.00 hingga 21.00 dan melarang pengguna handpone pada anak dibawah umur 17 tahun. “Semua warga RW09 sudah komitmen untuk mendukung program ini sebagai pendidikan anak di rumah,” kata dia.

Lurah Pengasinan Sudadih mengapresiasi, pengurus RW9 karena sudah peduli terhadap anak dengan membuat kegiatan ramah anak. Kata dia, sesuai program ungulan Kota Depok yakni Kota Layak Anak (KLA).  “Perlu ditingkatkan lingkungan ramah anak, salah satunya perhatian kepada anak. Sehingga kedepan anak di Depok menjadi orang suksea dan berahkla mulia,” tandasnya.