Politik uang di Pilkada Depok, ada pasca dan prabayar

Depok News–Aliansi Pemantau Independen Depok (API) Pilkada Depok 2015 mengatakan bahwa jelang pencoblosan besok, Depok rawan politik uang, tidak hanya serangan fajar tetapi juga serangan malam dan dhuha. Politik uang pun sudah beragam, ada yang pra dan paska bayar.

Anggota KoDe Inisiatif yang tergabung dalam API, Hari M Haykal, mengatakan bahwa bicara politik uang harapannya masyarakat dapat waspada, saat pemungutan suara dan rekapitulasi. Biasanya serangan malam dilakukan satu hari sebelum pemungutan suara sedangkan serangan dhuha saat orang akan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sistem ini biasanya disebut prabayar.

adsense-fallback

“Warga langsung didekati dan diberikan sesuatu untuk mencoblos pasangan calon tertentu,” katanya kepada Depok News, Senin 7 Desember 2015.

Sementara, pada sistem pascabayar, orang yang mencoblos akan memfoto kertas suaranya dan diberikan kepada tim sukses yang menyediakan uang. Hal itu sebagai bukti bahwa orang tersebut benar mencoblos pasangan calon yang ditentukan.

“Jadi, sekarang pra dan pascabayar ini yang harus terus dipantau agar tidak ada intimidasi bagi warga, mereka akan mencoblos siapa,” paparnya.

Sementara itu, anggota Perludem, Heroik, menerangkan bahwa tidak hanya tim sukses atau relawan yang akan melakukan berbagai serangan. Kini ada modus baru, yakni pihak ketiga dari orang ataupun warga yang tidak tergabung dalam struktur organisasi partai atau tim sukses, yang memanfaatkan jabatannya di lingkungan warga. Seperti ketua RT/RW, padahal mereka bukan anggota tim sukses.

“Macam-macam cara akan dilakukan agar serangan tidak terlihat, ini akan API pantau dengan turun ke lapangan,” ujarnya.

Anggota API lainnya dari BEM UI, Taufik Hidayat, mengatakan jika politik uang tidak mengenal kelas, kasta, ataupun ras seseorang. Sekarang tergantung dari masyarakat yang sudah mulai cerdas dalam menyikapi sesuatu, bahwa politik uang tidak akan dapat membeli hati nurani.

“Semua harus waspada akan gejala penyakit buruk ini. Jadikan pilkada Depok berkualitas karena manfaatnya akan terasa lima tahun kedepan,” pungkasnya. (mia/fyu)

adsense-fallback