Depok Lingua Jadi Wadah Anak Muda yang Minat Belajar Bahasa

Google AdSense

depoknews.id, Depok – Depok Lingua didirikan oleh delapan anak muda yang berasal dari Depok. Komunitas ini terbentuk sejak 26 November 2015. Depok Lingua menjadi wadah bagi anak muda yang ada di Depok dan sekitarnya untuk belajar bahasa.

“Minimnya komunitas yang mewadahi anak muda untuk mengembangkan diri, khususnya dalam di bidang bahasa secara terbuka. Bukan dalam naungan badan pendidikan tertentu, misalnya kampus ataupun sekolah” Ujar Gilly, salah satu pendiri Depok Lingua.

Google AdSense

Selain menjadi wadah untuk anak muda yang memiliki minat terhadap bahasa, komunitas ini juga berperan aktif dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Komunitas ini memiliki sekitar 200 anggota aktif yang berasal dari wilayah Depok dan sekitarnya. Dari pelajar SMU sampai profesional muda. Anggotanya berasal dari berbagai perguruan tinggi seperti IISIP Jakarta, Gunadarma, Universitas Indonesia, PNJ, Polimedia Kreatif, UNJ, Trisakti.

Komunitas Depok Lingua berkumpul di sekitaran gedung Perpusat UI saat kegiatan berlangsung pada hari Minggu. Kegiatan rutin di komunitas ini ialah belajar bahasa dan budaya bersama-sama. Ada juga kegiatan seasonal yakni Team Building, English Camp, Gradution, GP (gathering) dan kegiatan Sub Forum untuk anggota yg memiliki hobi tertentu (misal: fotografi, menggambar, vocal dll).

Foto oleh : Tim dokumentasi Depok Lingua

“Untuk saat ini Depok Lingua membuka kelas Bahasa Indonesia, English Conversation, English Writting, Bahasa Jepang, Japan Conversation, Bahasa Korea, Bahasa Jerman, Bahasa Perancis, Bahasa Rusia, Bahasa Belanda, Bahasa Turki dan Bahasa Arab. Pengajar bahasa di Depok Lingua disebut Linguisti. Linguisti melalui proses rekrutmen dan berasal dari berbagai latar belakang. Dari mahasiswa jurusan bahasa tertentu hingga profesional muda”. Ujar Gilly.

“Awal saya tahu Depok Lingua dari share grup Whats App, bahwa ada komunitas bahasa. Gabung disini kurang lebih 3 bulan. Menurut saya komunitas ini bagus untuk menambah wawasan tentang bahasa, menambah pertemanan dan memperkuat silaturahmi antar anggota”. Ujar Rizqia Dana, anggota aktif Depok Lingua.

Kegiatan GO-LIMPIADE yang dilaksanakan di Lembah Gurame. Foto oleh : Tim dokumentasi Depok Lingua

Untuk bergabung dengan Depok Lingua syaratnya ialah mendaftar pada saat proses pendaftaran dibuka dan menaati peraturan komunitas yang ada. Untuk saat ini minimum usia yakni 15 tahun atau maksimal berusia 32 tahun. Para anggota diwajibkan untuk membayar iuran kas sebesar Rp 20.000,- per bulan untuk anggota baru dan Rp 15.000,- untuk anggota yang telah menyelesaikan 1 term (anggota lama).

Gilly menambahkan, manfaat yang akan didapat bila bergabung di Depok Lingua adalah bisa belajar berbagai bahasa dan budaya bersama-sama, memperluas relasi dan mengisi waktu luang dengan kegiatan yg bermanfaat. (FH)

Untuk Sobat Depok yang tertarik bergabung dengan komunitas Depok Lingua ini bisa langsung pantau dan hubungi sosial media mereka yaa! Twitter/Instagram/Line: depoklingua

 

Google AdSense