Beri Kuliah Umum di UI, Sri Mulyani Paparkan Transparasi Sistem Keuangan di Indonesia

DepokNews- Menteri Keuangan, Sri Mulyani memberikan kuliah pengantar ekonomi dan perekonomian Indonesia bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) di Balai Sidang. Sri memaparkan materi tentang transparansi sistem keuangan yang sedang diusahakan saat ini.

“Semakin transparan suatu sistem, maka manusianya juga akan semakin berkurang untuk berperilaku dishonest,” katanya, Senin (28/11).

adsense-fallback

Dikatakan bahwa pada dasarnya lemah sehingga perlu diciptakan sistem untuk menguatkan dan mengantisipasi kelemahan tersebut. Misalnya dengan sistem keuangan online yang diberlakukan di Kementerian Keuangan dan Badan Pajak di seluruh Indonesia. Diharapkan sistem online dan transparansi mampu meningkatkan pendapatan negara.

“Khususnya dari pajak yang masih menjadi sumber devisa utama Indonesia,” tandasnya.

Lebih lanjut, Sri memaparkan bahwa tax ratio orang Indonesia masih sangat rendah yaitu berkisar 13% dari total penduduk. Hal itu disebabkan karena isu trust dan problem of enforcement yang rendah.

“Padahal, pajak penting dalam membentuk postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang seimbang dan sehat, terutama dalam sektor pendapatan,” tandasnya.

APBN yang sehat membentuk daya tahan ekonomi yang kuat, yang bisa bertahan ditengah tekanan maupun faktor-faktor eksternal yang terjadi, baik di dalam maupun luar negeri. Untuk meningkatkan sektor pendapatan pajak maka program tax amnesty digulirkan. Saat ini dari 3.516 triliun deklarasi harta yang sudah dilakukan wajib pajak, realisasi pembayaran sudah mencapai 97 triliun. Namun ini masih jauh dari  target penerimaan negara dalam APBN 2017 yaitu sebesar Rp 1.750,3 triliun.

“Harapannya tax amnesty akan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan memotivasi masyarakat untuk dapat kembali membayar pajak dengan baik dan benar,” pungkasnya.(mia)

adsense-fallback