Berawal Dagang keliling, Kini Omzetnya Rp 3 Juta Sehari

Google AdSense

depoknews.id | Pahitnya kehidupan membuahkan air kehidupan. Begitu lah perjalanan hidup Saifudin. Pria asal Kampung Babakan, Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor itu awalnya dari keluarga tak mampu. Untuk makan pun sulit didapat. Saifudin yang akrab disapa Didin itu berusaha keras untuk mengubah kehidupan.

Dari kerja serabutan dan kerja di restoran tak jua menampakan harapan untuk lebih baik. Begitu pun ketika beralih profesi menjadi pedagang. Didin yang lahir pada 1 Januari 1969 itu pun harus jatuh bangun. Hingga akhirnya Didin berjualan asinan Bogor di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Google AdSense

Pernikahannya dengan Eni pada tahun 1990 an merupakan titik balik Didin. Didin memutuskan berdagang Soto Mi Bogor di Tanah Baru, Beji. Pertama kali jualan, dagangannya laku, namun dalam porsi yang kecil. Untuk menumbuhkan usahanya itu, Didin punn berdagang di dekat Stadion Merpati.

Dengan gerobaknya itu, Didin hanya membawa bahan soto mi untuk 10 porsi lebih. Rasa kuah soto mi nya yang berani membuat soto mi banyak diminati. Puncaknya ketika lebaran, soto mi nya habis terbeli.

“Bapak buka soto mi Bogor bukan karena saat itu tidak ada yang jualan soto, justru banyak. Bapak tahu aja bikin bumbunya. Modalnya waktu itu di bawah Rp 400.000. Keuntungan Rp 75.000 sehari, karena seporsi harganya Rp 5000. Kadang juga waktu itu harus nombok modal. Berkah lebaran ternyata membuat dagangan kami laku keras. Kuahnya disukai konsumen. Akhirnya kami pun mengontrak rumah di Jalan Pipit,” kata Saiful yang sedang menyantren di Pesantren Al Salafiah, Cimande, Kabupaten Bogor.

Saiful mengatakan, setelah berdagang soto di Jalan Pipit, dagangnya laris manis. Omzet per harinya pun mencapai Rp 3 juta per hari. Pada hari libur omzetnya mencapai Rp 5 juta. Bahkan sempat mencapai Rp 15 juta sehari dengan menghabiskan satu kwintal daging sapi.

“Alhamdulillah karyawan ada tujuh. Terus bapak bisa beli mobil, membangun rumah tingkat dua di Cirebon, dan menyekolahkan adik-adik. Ada keinginan bapak selanjutnya, yakni membuka cabang di Pasar Minggu, Jakarta Selatan,” paparnya.

(Akbar)

Google AdSense