Stress dan Zat Terlarang Pemicu Bunuh Diri Di Dunia

DepokNews -- Bunuh diri merupakan kasus yang paling terkenal di seluruh negara. Biasanya faktor bunuh diri bisa dipicu dengan beragam hal. N...

DepokNews -- Bunuh diri merupakan kasus yang paling terkenal di seluruh negara. Biasanya faktor bunuh diri bisa dipicu dengan beragam hal. Namun, faktor umum pemicu seseorang menyebabkan bunuh diri bisa berasal karena stress dan zat terlarang atau kombinasi keduanya. 

Akan tetapi, penyebab seseorang bunuh diri karena stress tersebut yang bervariatif. Menurut Jaka Dwi Hartanto, Mahasiswa Psikologi UIN, memyebut kebanyakan orang ketika stress ingin mengakhiri hidupnya supaya lepas dari stress itu.

"Dari stress tersebut bisa saja orang itu juga menggunakan zat terlarang, seperti narkoba. Nah, kalo sebagai pengguna itu dirinya bisa berhalusinasi. Menerima waham-waham dan sebagainya yang bikin dia bunuh diri," ujar lelaki yang berkediaman di Kota Depok. 

Lebih lanjut, bunuh diri bukanlah sebagai penyakit yang menular. Hanya saja, kebanyakan kasus bunuh diri ini bisa menyebabkan orang lain ikut terjerumus untuk melakukan hal seperti itu. 

"Kalo soal bunuh diri itu menular,  ya sebenarnya bisa dibilang begitu sih. Namun bukan menular seperti penyakit tetapi menular semisalnya kegiatan fashion, kpop, spinner, dan hal-hal yg punya peredaran masive lainnya.  Jadi orang ikut-ikutan bunuh diri karena ia melihat ada orang yg melakukannya," jelasnya saat dimintai keterangan oleh tim depoknews.id, Jumat (21/7/2017).

Bahkan persoalan bunuh diri ini dapat dipicu karena viral di dunia atau meniru beberapa tokoh terkenal juga melakukannya. "Tapi kan tidak mungkin juga kita harus mengikuti hal negatif seperti itu, walaupun kita merasa dialah idol kita dan panutan hidup kita," imbuhnya. 

Terlepas dari itu, Jaka memberikan beberapa saran untuk menghindari adanya kasus bunuh diri. Kalau untuk menghindarinya ya kita meningkatkan kualitas hidup kita dulu, lanjutnya. Menyadari kelebihan dan kekurangan kita. Memanfaatkan kelebihan tersebut untuk memback up kekurangannya. 

Kita pun harus membatasi penggunaan media sosial. "Bukan tidak boleh menggunakan media sosial tetapi gunakan itu secukupnya saja. Gunakan kodrat manusia sebagai makhluk sosial dengan menceritakan masalah yang terjadi ke orang lain," ujarnya memberikan saran. 

Namun, menceritakan semua masalah kepada orang lain pun harus dilakukan dengan hati-hati. Kita patut melihat orangnya, maksudnya orang tersebut bisa diajak cerita atau tidak dan terpenting ialah dia bisa memberikan solusi yang lebih baik atau tidak.

"Kalo dalam psikologi islam sih simple, caranya cukup bersyukur dan dekat dengan Tuhan. Disitu kita bisa terhindar dari hal-hal yang tidak bermanfaat. Bukan hanya islam,  dari agama lain juga mengajarkan itu kok. Jadi bunuh diri itu enggak ada gunanya karena hidup dan mati kita sebenarnya sudah diatur oleh Tuhan," tandasnya. (Meida)

COMMENTS

Nama

# Hut Depok,1,# Kriminal,8,# Lingkungan,4,# Palestina,1,# Pilgub Jabar,3,# PKK,1,Adv,2,ahok,1,al fatihah,1,al quran,2,alumni smp 2 depok,1,anak,1,bakso babi,1,bakso babi hutan,1,bakso celeng,1,bakso oplosan,1,baznas,2,Bisnis,42,Bom,1,Citizen Journalism,1,Cuaca,2,Deddy Mizwar,1,depok,1,Depok Raya,49,Depok Terkini,1,dodol betawi,1,Ekonomi,3,features olah rasa,1,gas,1,Gaya Hidup,13,geng motor,2,hacker,1,Halal,1,Headline,106,hidup sehat,14,Hikmah,5,Hotel,1,hukum,1,i,1,idNSA,1,ilmu tajwid,1,Ilustrasi,2,imigrasi,1,Ine hardiyati,1,Internet,3,itc depok,1,jabar,1,jembatan ambles,1,jembatan pitara ambles,1,jembatan sengon,1,Kec. Beji,8,Kec. Bojong Sari,1,Kec. Cimanggis,2,Kec. Cinere,1,Kec. Limo,4,Kec. Pancoran Mas,8,Kec. Sawangan,4,Kec. Sukmajaya,4,Kec. Tapos,1,kecantikan,12,Kekerasan Pada Wartawan,1,Kesehatan,39,khitanan massal,1,Kirimal,14,knpi,1,komputer,2,Komunitas,27,komunitas hacker,1,koni,2,kriminal,12,kuliner,1,Kuliner,18,Lalu Lintas,20,legen,1,liburan,1,lintasan tajwid,2,Makanan,1,media sosial,3,mengajari anak,1,menjaga kesehatan,4,metro,2,Metro Depok,688,mi mengandung babi,1,mi samyang,2,miras,2,Mobil,2,motor,1,Motor,1,mudik,4,nasio,1,nasioanl,5,Nasional,67,netty heryawan,1,nurul fikri,1,Ojek Online,1,Olahraga,1,Opini,20,Oto Tekno,2,Parenting,10,Pendidikan,81,Peristiwa,258,peristiwaIlustrasi,1,persada,1,pilgub dki,1,Pilgub Jabar,1,pilkada2017,1,pilkadadki2017,1,Politik,14,ppdb,1,produk unggulan depok,1,Promo,3,Ragam,108,Ramadhan,137,Remaja Islam,2,Reses DPRD,1,ridwan kamil,1,rki,1,rs meilia depok,1,Rumah Keluarga Indonesia,1,sandiaga uno,1,sejarah,2,smpit nurul fikri,1,Sosmed,1,surah al kautsar,1,Tagihan,1,tajwid,2,tas diduga bom,1,Teknologi,8,Tempat Nongkrong,1,tertinggi nilai rata-rata un,1,Tokoh Depok,1,Traveloka,1,ukm,1,UMKM Depok,1,Wisata,4,Wisata amp; Kuliner,4,Zakat,1,
ltr
item
Depok News: Stress dan Zat Terlarang Pemicu Bunuh Diri Di Dunia
Stress dan Zat Terlarang Pemicu Bunuh Diri Di Dunia
https://lh3.googleusercontent.com/-YO7j_oa-9HI/WXLJ28W80WI/AAAAAAAACRg/qjmZH4XRFcsrP8scZL9a2klCtI1GTM3rQCHMYCw/s640/images_1500625277494.jpg
https://lh3.googleusercontent.com/-YO7j_oa-9HI/WXLJ28W80WI/AAAAAAAACRg/qjmZH4XRFcsrP8scZL9a2klCtI1GTM3rQCHMYCw/s72-c/images_1500625277494.jpg
Depok News
http://www.depoknews.id/2017/07/stress-dan-zat-terlarang-pemicu-bunuh.html
http://www.depoknews.id/
http://www.depoknews.id/
http://www.depoknews.id/2017/07/stress-dan-zat-terlarang-pemicu-bunuh.html
true
3114477243298442110
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy