Pemkot Depok dan Warga Tolak Pembangunan Rumah Susun PT KAI

DepokNews -- Rencana pembangunan rumah susun di Pondok Cina, Kecamatan Beji Kota Depok  tidak mendapat persetujuan pemerintah daerah. Pasaln...





DepokNews -- Rencana pembangunan rumah susun di Pondok Cina, Kecamatan Beji Kota Depok  tidak mendapat persetujuan pemerintah daerah.


Pasalnya, proyek milik PT KAI itu diduga belum mengantongi izin. Bahkan pemangku daerah itu mengaku tidak mendapat pemberitahuan sebelumnya soal rencana pembangunan itu.


Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad mengaku menolak rencana pembangunan proyek hunian vertikal itu. Rencana rusun itu dibangun di lahan milik PT KAI yang terintegrasi dengan Stasiun Pondok Cina. Rencana pembangunan itu dikatakan belum memenuhi right of way (ROW) yang ditentukan. "Saya kaget hanya diberi tahu tiba-tiba," kata Idris.


Rusun itu dibangun atas kerjasama Perum Perumnas dengan PT KAI. Selain di Depok, rusun akan dibangun di Stasiun Bogor dan Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Informasinya bahkan groundbreaking pembangunan Rusun tersebut rencananya akan dilakukan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu namun dibatalkan.


Menurutnya, secara aturan menolak pembangunan rusun tersebut. Soalnya, mengacu pada regulasinya, setiap pembangunan rusun mesti mematuhii aturan ROW 20 meter. Namun, ROW jalan di lahan rusun Pondok Cina tersebut hanya 4 meter. "Artinya kalau dipaksakan akan melanggar aturan yang dibuat sendiri," tukasnya.


Ia menuturkan pembangunan rusun tersebut semestinya bisa bekerja sama dengan Universitas Gunadarma, untuk memenuhi ROW 20 meter.


Jadi, pemerintah mesti membeli lahan milik Universitas Gunadarma untuk menyediakan jalan tersebut.


"Mau tidak mau harus beli lahan Gunadarma dari depan sampai belakang. Kalau tidak ada komitmen saya hentikan," ucapnya.


Pemerintah kota sejak lama meminta setiap pembangunan rumah vertikal atau apartemen mesti menyediakan jalan.


Bahkan, selain syarat ROW, pembangunan apartemen di Depok, harus menyediakan fasilitas publik.


"Minimal dua taman di Margonda. Itu syarat yang saya minta kalau mau membangun apartemen di Depok," ujarnya.


Selain itu, Idris melihat pembangunan rusun Pondok Cina terlihat janggal. Soalnya, belum sama sekali ada izin, tapi sudah mengundang presiden.


"Saya seperti ingin dibenturkan. Perda kita yang buat untuk kepentingan waga. tapi, kita langgar sendiri.


Saya bisa ditegur ombudsman," ucapnya.


Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Pondok Cina Munir H Mukri  mengaku keberatan dengan rencana itu.


Alasannya pemerintah pusat tanpa kordinasi ke daerah tahu-tahu sudah akan melakukan groundbreaking. "Kulonuwun dulu seharusnya. Kita kan ada disini," katanya.


Pihaknya bukan tidak mendukung rencana itu. Hanya saja kata dia harus berkomunikasi dulu dengan warga sekitar dan pemerintah daerah.


"Kita warga saja tidak diberitahu. Akses menuju rusun itu padahal menggunakan jalan lingkungan swadaya warga," pungkasnya.








COMMENTS

Nama

# Hut Depok,1,# Kriminal,8,# Lingkungan,4,# Palestina,1,# Pilgub Jabar,3,# PKK,1,Adv,2,ahok,1,al fatihah,1,al quran,2,alumni smp 2 depok,1,anak,1,bakso babi,1,bakso babi hutan,1,bakso celeng,1,bakso oplosan,1,baznas,2,Bisnis,41,Bom,1,Citizen Journalism,1,Cuaca,2,Deddy Mizwar,1,depok,1,Depok Raya,49,Depok Terkini,1,dodol betawi,1,Ekonomi,3,features olah rasa,1,gas,1,Gaya Hidup,12,geng motor,2,hacker,1,Halal,1,Headline,104,hidup sehat,13,Hikmah,5,Hotel,1,hukum,1,i,1,idNSA,1,ilmu tajwid,1,Ilustrasi,2,imigrasi,1,Ine hardiyati,1,Internet,3,itc depok,1,jabar,1,jembatan ambles,1,jembatan pitara ambles,1,jembatan sengon,1,Kec. Beji,8,Kec. Bojong Sari,1,Kec. Cimanggis,2,Kec. Cinere,1,Kec. Limo,4,Kec. Pancoran Mas,8,Kec. Sawangan,4,Kec. Sukmajaya,4,Kec. Tapos,1,kecantikan,12,Kekerasan Pada Wartawan,1,Kesehatan,39,khitanan massal,1,Kirimal,14,knpi,1,komputer,2,Komunitas,27,komunitas hacker,1,koni,2,kriminal,12,kuliner,1,Kuliner,18,Lalu Lintas,20,legen,1,liburan,1,lintasan tajwid,2,Makanan,1,media sosial,3,mengajari anak,1,menjaga kesehatan,4,metro,2,Metro Depok,660,mi mengandung babi,1,mi samyang,2,miras,2,Mobil,2,motor,1,Motor,1,mudik,4,nasio,1,nasioanl,5,Nasional,65,netty heryawan,1,nurul fikri,1,Ojek Online,1,Olahraga,1,Opini,20,Oto Tekno,2,Parenting,10,Pendidikan,79,Peristiwa,250,peristiwaIlustrasi,1,persada,1,pilgub dki,1,Pilgub Jabar,1,pilkada2017,1,pilkadadki2017,1,Politik,14,ppdb,1,produk unggulan depok,1,Promo,3,Ragam,107,Ramadhan,137,Remaja Islam,2,Reses DPRD,1,ridwan kamil,1,rki,1,rs meilia depok,1,Rumah Keluarga Indonesia,1,sandiaga uno,1,sejarah,2,smpit nurul fikri,1,Sosmed,1,surah al kautsar,1,Tagihan,1,tajwid,2,tas diduga bom,1,Teknologi,8,Tempat Nongkrong,1,tertinggi nilai rata-rata un,1,Tokoh Depok,1,Traveloka,1,ukm,1,UMKM Depok,1,Wisata,4,Wisata amp; Kuliner,4,Zakat,1,
ltr
item
Depok News: Pemkot Depok dan Warga Tolak Pembangunan Rumah Susun PT KAI
Pemkot Depok dan Warga Tolak Pembangunan Rumah Susun PT KAI
Depok News
http://www.depoknews.id/2017/05/pemkot-depok-dan-warga-tolak.html
http://www.depoknews.id/
http://www.depoknews.id/
http://www.depoknews.id/2017/05/pemkot-depok-dan-warga-tolak.html
true
3114477243298442110
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy